Senin, 13 Mei 2019
tips mencuci batik yang baik dan benar
tips mudah menjaga batik Anda agar tetap cemerlang sehingga bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama.
1. Jangan dicuci dengan mesin. Hindari juga mencuci batik dengan sikat. Sebaiknya cuci dan dikucek dengan tangan saja.
2. Pakai sabun khusus dan hindari penggunaan deterjen. Di pasaran banyak dijual sabun khusus untuk batik yang bisa Anda dapatkan dengan mudah. Selain kandungan kimianya yang tinggi dan tidak cocok dengan batik, penggunaan deterjen bisa menimbulkan rasa panas pada tangan.
3. Gunakan buah lerak. Anda bisa merendam buah lerak hingga berbusa, menambahkan air, lalu mencuci batik dengan rendaman tersebut. Sekarang juga sudah terdapat sabun lerak yang lebih praktis dan mudah digunakan.
4. Rendam air hangat. Jika batik tidak terlalu kotor, sebaiknya Anda rendam saja di air hangat. Kotoran kecil, seperti noda makanan, bisa dihilangkan dengan mengusapkan sedikit sabun mandi di area tersebut.
5. Jangan diperas. Usai dicuci, hindari memeras batik untuk menghilangkan airnya. Biarkan saja atau kebas sedikit kemudian jemur.
6. Hindari sinar matahari langsung. Jemur batik di area yang teduh atau diangin-anginkan hingga kering. Waktu yang dibutuhkan untuk kering memang lama, tapi hasilnya warna batik terjaga.
7. Beri lapisan saat disetrika. Semprotkan sedikit air di bagian atas batik dan beri lapisan berupa sehelai kain di atasnya, kemudian baru Anda setrika. Hal itu menghindari kontak langsung dari panas setrika ke batik.
8. Hindari kontak langsung dengan parfum. Kebiasaan Anda menyempotkan parfum pada pakaian tidak bisa diterapkan pada batik, sebab kandungan kimia pada parfum bisa merusak kain. Lebih baik semprotkan parfum ke tubuh Anda.
9. Simpan di dalam plastik. Hal itu membantu batik agar tidak dimakan oleh serangga atau ngengat. Penggunaan kapur barus di area penyimpanan batik juga sebaiknya tidak dilakukan. Sebab kandungan kapur baru sangat keras dan dapat merusak batik.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar